dan inilah balasan surat Ibunda dari Bujangnya…
***
Kepada yang tercinta, bundaku yang kusayang
Segala puji bagi Allah yang telah memuliakan kedudukan kedua orang tua dan telah menjadikan mereka berdua sebagai pintu tengah menuju surga. Shalawat serta salam hamba yang lemah ini panjatkan keharibaan Nabi yang mulia, keluarga serta para sahabatnya hingga hari kiamat. Amin.
Ibu, Aku terima suratmu yang engkau tulis dengan tetesan air mata dan duka. Aku telah membaca semuanya, tidak ada satu huruf pun yang aku sisakan. Tapi tahukah engkau Ibu bahwa aku membacanya semenjak shalat Isya’. Semenjak sholat isya’ aku duduk di pintu kamar, aku buka surat yang engkau tuliskan untukku dan aku baru selesaikan membacanya setelah ayam berkokok. Setelah fajar terbit dan adzan pertama telah dikumandangkan. Continue Reading »